Sudan Selatan menyebut serangan drone di pasar Abyei menewaskan sedikitnya 73 orang
Pejabat penjabat menteri informasi Sudan Selatan untuk Abyei mengatakan sedikitnya 73 orang tewas dalam serangan drone di sebuah pasar. Ia menuding tentara Sudan, yang belum dilaporkan memberikan tanggapan.

ABYEI — Sedikitnya 73 orang tewas dan 19 lainnya luka-luka ketika drone menyerang sebuah pasar di wilayah Abyei yang disengketakan pada hari Senin, menurut Yohanna Akol Nyiger, penjabat menteri informasi untuk Abyei. Ia mengatakan kepada Reuters pada hari Selasa bahwa angkatan bersenjata Sudan telah meluncurkan drone tersebut sehari sebelumnya. Serangan itu dilaporkan oleh BBC News Arabic.
Nyiger menuduh tentara Sudan melakukan serangan tersebut. Pernyataannya disampaikan kepada Reuters dan dilaporkan oleh BBC News Arabic, yang mengutip pernyataan yang sama. Laporan BBC tidak menyebutkan bagaimana Nyiger memperoleh angka korban jiwa tersebut.
Kementerian luar negeri Sudan Selatan dalam pernyataan yang dikeluarkan pada malam hari Senin menyebutkan bahwa drone menargetkan sebuah pasar di sebelah utara kota Abyei. Kementerian tidak menyebutkan jumlah korban tewas dari kalangan warga sipil. Kementerian mengatakan telah memanggil duta besar Sudan untuk menyampaikan "protes keras dan keprihatinan mendalam" pemerintah atas serangan tersebut serta dampaknya terhadap keselamatan warga sipil dan stabilitas di Abyei.
Médecins Sans Frontières dalam pernyataannya mengatakan sedang menangani lebih dari 20 korban luka di Rumah Sakit Amith Peak yang berada di dekat lokasi. Christian Lindauer, manajer kegiatan medis kelompok tersebut di rumah sakit, mengatakan timnya sejauh ini telah menerima lebih dari 20 pasien, termasuk orang-orang dalam kondisi kritis dan orang-orang dengan luka bakar. Laporan BBC menyebut rumah sakit tersebut sebagai "Amith Peak", ejaan yang tidak dikonfirmasi dalam teks pernyataan kelompok tersebut.
Sumber-sumber tidak menyebutkan apakah tentara Sudan telah menanggapi tuduhan tersebut. Dari laporan-laporan itu juga tidak jelas berapa banyak korban tewas yang merupakan warga sipil, atau apakah korban luka di rumah sakit adalah orang-orang yang sama dengan 19 korban luka yang dihitung.
Abyei adalah wilayah kaya minyak yang berada di bawah administrasi bersama Sudan dan Sudan Selatan. Kedua negara mengklaim kedaulatan atas wilayah tersebut. Kawasan ini berulang kali dilanda gelombang kekerasan, yang sering melibatkan bentrokan antarkelompok etnis atau faksi bersenjata yang saling bersaing.
Sudan dilanda perang sejak April 2023 antara angkatan bersenjata Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat. Konflik ini telah melibatkan kelompok bersenjata lokal dan kekuatan asing serta menyebabkan kehancuran yang meluas. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut konflik ini sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Laporan BBC juga menyebutkan bahwa tahun lalu tentara Bangladesh melaporkan sedikitnya enam anggota pasukan perdamaiannya tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam serangan drone yang dilakukan kelompok separatis bersenjata terhadap sebuah pangkalan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Abyei. Laporan tersebut tidak menyebutkan tanggal kejadian itu.
Perkembangan berita
- 18 Oktober 2026Serangan udara tentara Sudan menghantam RSF di Nyala, kata pejabat Darfur
- 19 Oktober 2026Serangan RSF tewaskan 11 orang di kamp pengungsian Darfur Barat, kata pejabat Sudan
- 20 Oktober 2026Khartoum airport reports no damage from drone attacks
- 20 Oktober 2026Sudan Selatan menyebut serangan drone di pasar Abyei menewaskan sedikitnya 73 orang
Sumber
Laporan ini didasarkan pada pernyataan resmi atau sumber di bawah, dan setiap klaim dikaitkan dengannya.
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?