Garda Revolusi Iran klaim dua kapal tanker menabrak ranjau dekat Hormuz
Angkatan Laut Garda tersebut mengatakan dua kapal tanker terbakar dan berhenti di sebelah selatan Selat Hormuz setelah menabrak ranjau Iran. Angkatan laut itu juga mengatakan Iran menembak jatuh drone AS. Tidak ada klaim tersebut yang telah dikonfirmasi secara independen.

SELAT HORMUZ — Garda Revolusi Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa dua kapal tanker minyak terbakar dan berhenti di sebelah selatan Selat Hormuz setelah menabrak ranjau, menurut sebuah pernyataan yang dimuat oleh media pemerintah Iran.
Pernyataan itu berasal dari Angkatan Laut Garda Revolusi. Middle East Eye, dengan mengutip Reuters, melaporkan bahwa pernyataan tersebut tidak menyebutkan kapan kapal-kapal tanker itu terkena ranjau. Garda juga mengatakan Iran menembak jatuh sebuah drone AS pada Senin malam, menurut laporan yang sama.
Apa yang dikatakan Garda
Menurut laporan Reuters, kapal-kapal tanker itu "dibakar dan dihentikan" di sebelah selatan selat setelah menabrak ranjau Iran. Laporan tersebut didasarkan pada pernyataan yang dibagikan media pemerintah. Reuters tidak memverifikasi secara independen isi pernyataan itu berdasarkan bahan yang tersedia.
Dalam sebuah unggahan di Telegram, Al Jazeera Arabic memuat versi klaim Garda yang lebih rinci. Saluran tersebut menyebutkan bahwa pasukan itu mengaitkan kebakaran dengan ranjau yang "dipasang oleh pasukan kami" di apa yang oleh Garda disebut "koridor selatan ilegal" di Hormuz. Unggahan Telegram tersebut belum terverifikasi. Unggahan itu sejalan dengan versi dalam laporan Reuters mengenai klaim utamanya.
Dalam unggahan terpisah di Telegram, Al Arabiya menyatakan bahwa Garda melaporkan kebakaran pada dua kapal tanker minyak setelah keduanya bertabrakan dengan ranjau di Hormuz. Unggahan tersebut juga belum terverifikasi. Unggahan itu mengulangi klaim yang sama dan tidak menambahkan rincian baru.
Yang belum dikonfirmasi
Laporan yang tersedia bersandar pada satu sumber: pernyataan Angkatan Laut Garda Revolusi. Tidak ada perusahaan pelayaran, otoritas pelabuhan, perusahaan keamanan maritim, ataupun pemerintah di luar Iran yang mengonfirmasi insiden tersebut dalam bahan yang ditinjau.
Sejumlah rincian dasar tidak tercantum dalam laporan:
- Nama, bendera, dan pemilik kedua kapal tanker.
- Waktu dan lokasi pasti ledakan.
- Apakah ada awak kapal yang terluka atau tewas.
- Muatan yang dibawa kapal dan apakah ada minyak yang bocor.
- Kondisi terkini kebakaran dan apakah kapal membutuhkan bantuan.
Laporan-laporan tersebut juga tidak menjelaskan frasa Garda "koridor selatan ilegal". Laporan itu tidak menyebutkan rute atau jalur pelayaran yang dimaksud, ataupun pihak yang menganggapnya ilegal.
Klaim drone AS
Garda juga mengatakan Iran menembak jatuh sebuah drone AS pada Senin malam, menurut laporan Middle East Eye tentang pernyataan tersebut. Laporan-laporan itu tidak menyebutkan lokasi, jenis drone, atau rincian lain. Tidak ada pernyataan AS mengenai klaim ini dalam bahan yang ditinjau. Belum diketahui apakah klaim drone itu terkait dengan insiden kapal tanker.
Reaksi
Tidak ada reaksi dari Amerika Serikat, pemilik kapal tanker, ataupun badan industri pelayaran yang muncul dalam sumber-sumber tersebut. Laporan-laporan itu juga tidak menjelaskan bagaimana ranjau sampai ke kawasan tersebut atau apakah kapal lain berisiko. Laporan ini perlu diperbarui jika konfirmasi independen atau tanggapan resmi muncul.
Latar belakang
Selat Hormuz adalah jalur perairan di mulut Teluk. Sumber-sumber tersebut tidak membahas signifikansi yang lebih luas atau sejarah ketegangan saat ini, dan laporan ini tidak melampaui apa yang mereka sampaikan. Klaim Garda bahwa pasukan Iran memasang ranjau itu penting karena berasal dari pasukan itu sendiri, dan pernyataannya menggambarkan ranjau tersebut sebagai milik Iran.
Laporan yang diterbitkan pada Selasa, 20 Oktober 2026, pertama kali muncul melalui media pemerintah dan disebarluaskan oleh Reuters serta saluran berita berbahasa Arab di Telegram.
Sumber
Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.
- Al Arabiya (Telegram)ar · 20 Oktober 2026
- Middle East Eyeen · 20 Oktober 2026
- Al Jazeera Arabic (Telegram)ar · 20 Oktober 2026
- Al Jazeera Arabic (Telegram)ar · 20 Oktober 2026
- Al Jazeera Arabic (Telegram)ar · 20 Oktober 2026
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?