Qatar sebut mediasi untuk akhiri krisis AS-Iran terus berlanjut
Kementerian luar negeri Qatar menyatakan upaya yang dipimpin Arab Saudi melengkapi kerja mereka sendiri bersama Pakistan dan mendesak Iran menunjukkan itikad baik, menurut unggahan Telegram dari dua siaran berita berbahasa Arab.

DOHA — Kementerian luar negeri Qatar pada Selasa menyatakan bahwa upaya diplomatik Arab Saudi dan negara-negara lain melengkapi mediasi yang dipimpin Qatar dan Pakistan, menurut unggahan Telegram dari Al Jazeera Arabic dan Al Arabiya.
Dalam unggahan di Telegram, Al Jazeera Arabic menyebutkan bahwa kementerian menggambarkan upaya "saudara-saudara" di Arab Saudi dan negara-negara yang disebutnya aliansi Mekah sebagai pelengkap pekerjaan yang dilakukan Qatar dan Pakistan. Unggahan itu diberi label "breaking". Saluran tersebut tidak memublikasikan pernyataan lengkap dalam materi yang tersedia.
Dari lokasi, di media sosial
Dalam unggahan Telegram terpisah, Al Arabiya melaporkan bahwa kementerian menyerukan agar Iran menunjukkan itikad baik dan menghentikan ancamannya terhadap negara-negara Teluk. Unggahan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai ancaman mana yang dimaksud, kapan ancaman itu dibuat, atau bagaimana ancaman itu disampaikan.
Kedua unggahan terbit dalam selang waktu satu menit, sekitar pukul 10.25 GMT. Tidak ada unggahan yang menyertakan tautan ke pernyataan asli kementerian, dan Zenga News belum melihat teks lengkapnya secara independen. Oleh karena itu, pernyataan ini disajikan sebagaimana dilaporkan oleh siaran tersebut, bukan sebagai redaksi yang telah diverifikasi.
Pertemuan di Teheran
Terpisah, Al Jazeera English melaporkan bahwa pejabat dari Iran, Pakistan, Turki dan Arab Saudi bertemu di Teheran pada Senin. Menurut laporan itu, tujuan pembicaraan adalah untuk menghentikan eskalasi lebih lanjut. Judul laporan tersebut menyebutkan bahwa Iran menganggap Amerika Serikat "tidak serius" dalam pembicaraan. Teks singkat yang tersedia tidak menyebutkan siapa di Iran yang membuat penilaian tersebut, atau memberikan rincian tentang apa yang dibahas atau disepakati di Teheran.
Sumber-sumber tidak menyebutkan apakah pejabat Qatar menghadiri pertemuan di Teheran. Sumber-sumber itu juga tidak menyatakan apakah pernyataan Qatar merupakan tanggapan langsung terhadap pertemuan tersebut.
Yang belum dikonfirmasi
Materi ini tidak menggambarkan kondisi terkini krisis AS-Iran. Tidak ada informasi mengenai insiden militer terbaru, syarat-syarat yang sedang dibahas, atau posisi pemerintah AS. Tidak ada tanggapan dari Iran terhadap seruan itikad baik dari Qatar yang disertakan. Identitas dan keanggotaan "aliansi Mekah" tidak dijelaskan dalam unggahan tersebut.
Latar belakang
Judul laporan ini mencerminkan pernyataan Qatar bahwa mediasi terus berjalan. Sumber-sumber menunjukkan bahwa setidaknya ada dua jalur diplomatik paralel yang sedang berjalan: satu melibatkan Qatar dan Pakistan, dan satu lagi melibatkan Arab Saudi dan negara-negara lain. Al Jazeera English melaporkan bahwa Pakistan, Turki dan Arab Saudi mengirim pejabat ke Teheran. Menurut kementerian Qatar sebagaimana disampaikan oleh Al Jazeera Arabic, kedua jalur itu dimaksudkan untuk saling mendukung, bukan saling bersaing.
Pernyataan lebih lanjut dari Doha, Teheran, atau Washington diperlukan untuk memastikan cakupan dan status pembicaraan tersebut.
Sumber
Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.
- Al Jazeera Englishen · 27 Oktober 2026
- Al Arabiya (Telegram)ar · 27 Oktober 2026
- Al Jazeera Arabic (Telegram)ar · 27 Oktober 2026
- Al Jazeera Arabic (Telegram)ar · 27 Oktober 2026
- Al Jazeera Arabic (Telegram)ar · 27 Oktober 2026
- Al Jazeera Arabic (Telegram)ar · 27 Oktober 2026
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?