Prancis Akan Bahas Dukungan untuk Tentara Lebanon Usai Berakhirnya UNIFIL
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan Prancis akan membahas pemberian dukungan kepada tentara Lebanon, menurut unggahan Telegram dari saluran Al Jazeera. Paris juga menyatakan menyesal atas berakhirnya misi UNIFIL.

PARIS — Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Selasa menyatakan bahwa Prancis akan membahas pemberian dukungan kepada tentara Lebanon, menurut unggahan dua saluran Al Jazeera di Telegram. Unggahan tersebut diterbitkan pukul 09.40 dan 09.42 UTC pada 21 Oktober 2026.
Menurut unggahan itu, Macron mengatakan tentara Lebanon mendapat dukungan dari pasukan internasional. Ia juga menyatakan Prancis menyesali berakhirnya kehadiran UNIFIL, Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon. Unggahan tersebut mengutip Macron dalam satu judul yang sama, yang diulang kedua saluran itu kata demi kata. Unggahan tidak memuat rincian lebih lanjut mengenai bentuk dukungan tersebut atau kapan pembicaraan akan dimulai.
Materi sumber tidak memuat pernyataan dari kepresidenan Prancis atau Istana Élysée. Materi itu juga tidak menunjukkan laporan terpisah dari media lain yang mengonfirmasi pernyataan Macron. Kutipan ini berasal dari unggahan media sosial dan belum diverifikasi dengan transkrip atau catatan resmi.
Dari materi tersebut juga tidak jelas kapan mandat UNIFIL berakhir, atau apa yang akan menggantikan pasukan itu. Sumber tidak menyebutkan apakah pemerintah Lebanon atau tentara Lebanon telah menanggapi tawaran Prancis.
Latar Belakang
UNIFIL dibentuk oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1978 untuk memastikan penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan dan membantu pemerintah Lebanon memulihkan otoritasnya di wilayah tersebut. Mandatnya telah diperpanjang berkali-kali selama puluhan tahun, dan pasukan ini beroperasi di wilayah selatan negara itu di sepanjang perbatasan dengan Israel.
Prancis sejak lama menjadi salah satu kontributor utama UNIFIL dan secara historis memiliki hubungan dekat dengan angkatan bersenjata Lebanon. Dukungan untuk tentara Lebanon menjadi fokus pemerintah-pemerintah Barat, yang berupaya memperkuat lembaga negara di Lebanon.
Tentara Lebanon adalah kekuatan keamanan negara utama Lebanon. Peranannya di wilayah selatan menjadi pusat upaya internasional untuk menjaga ketenangan di kawasan perbatasan sejak pasukan itu dikerahkan ke sana.
Pembaca yang ingin mengetahui lebih banyak detail sebaiknya memeriksa pernyataan resmi Prancis dan catatan Dewan Keamanan PBB untuk waktu dan ketentuan pasti berakhirnya UNIFIL.
Perkembangan berita
- 20 Oktober 2026Pasukan PBB di Lebanon tetap beroperasi saat Dewan Keamanan membahas langkah selanjutnya
- 20 Oktober 2026Pembicaraan militer Lebanon-Israel di Florida berakhir hari pertama
- 21 Oktober 2026Prancis Akan Bahas Dukungan untuk Tentara Lebanon Usai Berakhirnya UNIFIL
- 21 Oktober 2026Presiden Lebanon: perang memperlambat kembalinya institusi negara ke selatan
Sumber
Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?