Skip to content
Zenga News

Netanyahu says Israel has placed a security cordon around Hebron and Halhul in the West Bank

Berbicara di Hebron, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pasukan menerapkan kepungan keamanan di Hebron dan Halhul serta bahwa perluasan operasi sedang dikaji, menurut laporan saluran Al Jazeera.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 1 menit baca
File photo: World's Largest Porch Swing - Hebron, NE
File photo: World's Largest Porch Swing - Hebron, NE Foto: RuralResurrection / Wikimedia Commons · CC BY 4.0

HEBRON — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada 23 Oktober bahwa pasukan Israel telah memberlakukan kepungan keamanan di kota Hebron dan Halhul di Tepi Barat, menurut unggahan di dua saluran Telegram Al Jazeera.

Kedua unggahan itu diterbitkan sebagai berita terkini dan memuat pernyataan Netanyahu sebagaimana disampaikan di Hebron. Zenga News belum memverifikasi secara independen unggahan tersebut, dan unggahan itu tidak memuat teks lengkap pernyataannya.

Apa yang dikatakan Netanyahu

Dalam unggahan di Telegram pada pukul 11.48 GMT, saluran Al Jazeera Mubasher menyebutkan bahwa Netanyahu menyatakan Israel sedang menerapkan kepungan keamanan di Hebron dan Halhul. Disebutkan pula bahwa ia menambahkan Israel sedang mengkaji apakah operasi tersebut akan diperluas ke wilayah lain. Unggahan itu tidak menyebutkan nama wilayah-wilayah tersebut.

Dalam unggahan sebelumnya, pada pukul 11.36 GMT, saluran Al Jazeera Arabic menyebutkan bahwa Netanyahu mengatakan kepada pendengarnya bahwa militer telah melakukan operasi yang luas dan keras di Tepi Barat. Menurut unggahan tersebut, ia mengatakan militer tidak pernah melakukan operasi serupa sejak Perang Enam Hari. Unggahan itu tidak menyebutkan kapan operasi dimulai atau unit mana yang terlibat.

Yang belum dikonfirmasi

Kedua unggahan ini adalah satu-satunya sumber laporan ini. Keduanya tidak menjelaskan:

  • kapan operasi dimulai atau berapa lama diperkirakan berlangsung;
  • berapa banyak pasukan yang terlibat;
  • apakah ada korban tewas, luka-luka, atau penangkapan, atau berapa jumlahnya;
  • pembatasan apa yang diberlakukan kepungan tersebut terhadap pergerakan di Hebron dan Halhul;
  • bagaimana pejabat Palestina atau warga menanggapinya.

Tidak ada pernyataan resmi Israel, pengarahan militer, ataupun tanggapan Palestina dalam bahan yang tersedia. Penggambaran skala operasi berasal dari Netanyahu sebagaimana disampaikan oleh saluran Al Jazeera. Hal itu belum dikonfirmasi oleh sumber lain.

Latar belakang

Perang Enam Hari terjadi pada 1967. Perbandingan yang dilaporkan dari Netanyahu merujuk pada konflik tersebut. Unggahan itu tidak memberikan konteks lebih lanjut untuk perbandingan tersebut.

Hebron dan Halhul berada di bagian selatan Tepi Barat. Laporan ini akan diperbarui jika pernyataan resmi atau laporan independen tersedia.

Perkembangan berita

  1. 21 Oktober 2026Malaysian premier reiterates call for justice for Palestinians
  2. 23 Oktober 2026Netanyahu perintahkan penutupan Hebron dan pengepungan Tepi Barat usai serangan penembakan
  3. 23 Oktober 2026Guterres menyebut situasi di Tepi Barat yang diduduki "benar-benar di luar kendali"
  4. 24 Oktober 2026Netanyahu says Israel has placed a security cordon around Hebron and Halhul in the West Bank

Sumber

Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait