Skip to content
Zenga News

CENTCOM sebut AS akan pertahankan hubungan jangka panjang dengan Arab Saudi

Juru bicara Komando Pusat AS kepada Al Jazeera Arabic menyatakan bahwa Washington berniat mempertahankan hubungan yang kuat dan jangka panjang dengan Arab Saudi.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 1 menit baca
File photo: Manama, Bahrain (Oct. 7, 2003) - Outgoing Commander U.S. Naval Forces Central Command/ Commander, Fifth Fleet Vice Adm. Timothy J. Keating speaks with guest gathered for a change of command ceremony at Fifth Fleet Headquarters in Bahrain.
File photo: Manama, Bahrain (Oct. 7, 2003) - Outgoing Commander U.S. Naval Forces Central Command/ Commander, Fifth Fleet Vice Adm. Timothy J. Keating speaks with guest gathered for a change of command ceremony at Fifth Fleet Headquarters in Bahrain. Foto: U.S. Navy photo by Photographer's Mate 1st Class Ernest Hunt. / Wikimedia Commons · Public domain

DOHA — Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan akan mempertahankan hubungan yang kuat dan jangka panjang dengan Arab Saudi, menurut sebuah unggahan di Telegram oleh kanal berbahasa Arab Al Jazeera pada 20 Oktober 2026.

Unggahan tersebut menyebutkan bahwa seorang juru bicara CENTCOM mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Amerika Serikat "jelas" akan mempertahankan hubungan yang kuat dan jangka panjang dengan Arab Saudi. Unggahan itu memuat pernyataan tersebut sebagai berita singkat yang sedang berkembang. Tidak ada komentar tambahan, transkrip lengkap, ataupun rincian mengenai langkah militer atau diplomatik yang mungkin dirujuk dalam pernyataan itu.

Bahan sumber tidak menyebutkan kapan juru bicara tersebut memberikan pernyataan, apakah disampaikan melalui telepon atau secara tertulis, atau apa yang melatarbelakanginya. Bahan itu juga tidak menyebutkan apakah CENTCOM menerbitkan pernyataan tertulis terpisah. Laporan resmi Al Jazeera sendiri tidak termasuk dalam bahan yang ditinjau, sehingga redaksi kutipan tidak dapat dicocokkan dengan artikel lengkap.

Hanya satu sumber yang melaporkan pernyataan ini. Unggahan Telegram tersebut merupakan unggahan media sosial yang belum terverifikasi, dan belum ada pernyataan resmi CENTCOM, tanggapan dari pemerintah Saudi, maupun laporan dari media lain yang tersedia pada saat penulisan. Rincian mengenai cakupan hubungan tersebut, termasuk perjanjian pertahanan, penempatan pasukan, atau perubahan kebijakan, belum diketahui.

Latar belakang

Komando Pusat Amerika Serikat merupakan salah satu komando regional militer AS. Wilayah tanggung jawabnya meliputi Timur Tengah, sebagian Asia Tengah, dan kawasan Teluk, serta bekerja sama dengan pemerintah mitra dalam isu keamanan. Arab Saudi adalah mitra lama AS di kawasan Teluk, dan kedua negara telah bekerja sama di bidang pertahanan dan energi selama beberapa dekade.

Bahan sumber tidak memberikan konteks lebih lanjut mengenai peristiwa terbaru yang mungkin memicu pernyataan tersebut. Pembaca sebaiknya memperlakukan laporan ini sebagai satu laporan tunggal yang belum dikonfirmasi, hingga CENTCOM atau pemerintah Saudi menerbitkan pernyataan resmi atau organisasi berita lain mengonfirmasi pernyataan tersebut.

Sumber

Laporan ini didasarkan pada pernyataan resmi atau sumber di bawah, dan setiap klaim dikaitkan dengannya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait