Skip to content
Zenga News

Trump enggan mengatakan apakah akan melanjutkan perang Iran

Presiden AS Donald Trump mengatakan perundingan dengan Iran "berjalan baik", tetapi enggan mengatakan apakah ia akan melanjutkan aksi militer. Pejabat Iran memperingatkan adanya balasan yang lebih luas.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 4 menit baca
File photo: Strait of Hormuz topographic map
File photo: Strait of Hormuz topographic map Foto: OpenStreetMap / Wikimedia Commons · CC BY 4.0

WASHINGTON — Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa perundingan dengan Iran "berjalan baik", tetapi enggan mengatakan apakah ia akan melanjutkan perang melawan Teheran. Berbicara kepada wartawan di sebuah pesta Halloween di Florida, ia mengatakan Iran berulang kali menarik diri dari kesepakatan.

Trump mengatakan Iran "ingin membuat kesepakatan" dan "kita lihat saja apakah mereka benar-benar membuat kesepakatan". Ketika ditanya tentang jangka waktu perundingan yang dimediasi Qatar, ia mengatakan Washington "tidak terlalu terburu-buru", menurut Middle East Eye. Dalam unggahan terpisah di Telegram, saluran Al Jazeera Arabic mengutip pernyataannya bahwa ia tidak akan membahas apakah ia akan melanjutkan perang "di depan media" ketika ditanya tentang hal itu untuk pekan berikutnya. Unggahan tersebut belum dikonfirmasi oleh media berita atau transkrip resmi, dan bunyi kalimatnya tidak dapat diperiksa silang dengan pernyataan yang dilaporkan oleh media lain.

Dari lokasi, di media sosial

Trump kembali menyatakan bahwa Amerika Serikat telah menghancurkan angkatan laut, angkatan udara, dan kemampuan manufaktur Iran. Ia juga memperbarui ancamannya untuk menyerang Pick Axe Mountain, yang menurut Washington menjadi tempat sebuah fasilitas nuklir, dengan mengatakan AS dapat "melakukan itu semua dengan sangat cepat", menurut Middle East Eye.

Pejabat Iran menanggapinya dengan peringatan mereka sendiri. Menurut BBC Persian, Menteri Pertahanan Iran, Mehrdad Ekhlaghi, mengatakan bahwa "cakupan dan waktu" respons terhadap serangan apa pun tidak akan ditentukan oleh pihak-pihak yang mengancam Iran. Ia mengatakan "setiap agresi akan dijawab dengan respons yang proporsional, tegas, dan efektif." Juru bicara militer Iran, Mohammad Akrami-Nia, mengatakan perang baru apa pun tidak akan terbatas di Asia Barat dan bahwa "fasilitas, peralatan, pasukan, dan kepentingan Amerika" dapat menjadi sasaran di mana pun dapat dijangkau. Ia mengatakan konflik di masa depan dapat berlangsung "jauh lebih lama" daripada yang sebelumnya.

BBC Persian juga melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, memerintahkan para komandan untuk merespons "segera" dan "tanpa batasan geografis" terhadap ancaman apa pun. Laporan tersebut menyebutkan bahwa ia juga mengatakan Iran akan menentukan waktu dan syarat untuk mengakhiri serangan militer atau serangan "teroris" baru apa pun. Situs resmi pemimpin tersebut melaporkan instruksi itu, kata BBC Persian.

Terpisah, kantor berita resmi Qatar melaporkan pada hari Minggu bahwa sebuah kapal tanker gas alam cair (LNG) terkena "proyektil tak dikenal" saat melintasi perairan Teluk pada Jumat malam. Kapal bernama Al Maideed itu milik Qatar Gas Transport, menurut laporan tersebut. Kantor berita itu mengatakan tidak ada awak kapal yang terluka dan tidak ada dampak lingkungan. Perusahaan tersebut menyatakan kapal itu "aman" dan masih dapat beroperasi.

Iran telah memberlakukan pembatasan di Selat Hormuz sejak perang Timur Tengah dimulai dan menargetkan kapal-kapal yang disebutnya "pelanggar", menurut BBC Persian. Amerika Serikat telah memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Qatar, yang bertindak sebagai mediator, dalam beberapa hari terakhir meningkatkan upaya diplomatik untuk memulai kembali perundingan antara Washington dan Teheran.

Dalam pernyataan, kementerian luar negeri Iran mengatakan negara itu telah memasukkan Dinas Intelijen Rahasia Inggris, yang dikenal sebagai MI6, ke dalam daftar kelompok "bermusuhan". Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa Angkatan Laut Kerajaan dan Angkatan Udara Kerajaan telah dimasukkan dalam langkah antiterorisme Iran, menurut BBC Persian. Iran menyebut kerja sama militer Inggris dengan Amerika Serikat dan Israel dalam perang sebagai salah satu alasan keputusan tersebut.

Operator penyimpanan gas Jerman juga telah memperingatkan tentang rendahnya cadangan menjelang musim dingin. Menurut BBC Persian, asosiasi industri Jerman INES mengatakan tingkat penyimpanan mencapai 61,35 persen pada akhir Oktober, dan penyimpanan negara itu tetap berada pada level terendah sepanjang masa untuk waktu tahun ini.

Yang belum terkonfirmasi

Dari sumber-sumber tersebut tidak jelas apakah Trump berniat melanjutkan aksi militer. Unggahan Telegram yang mengaitkan pernyataan tersebut dengan Trump belum diverifikasi melalui transkrip resmi. Sumber-sumber itu juga tidak menyebutkan kapan perundingan yang dimediasi Qatar dapat menghasilkan hasil, atau apakah Al Maideed ditembak oleh pihak tertentu.

Mengapa ini penting

Bagi warga kawasan Teluk, serangan yang dilaporkan terhadap kapal dan pembatasan di Selat Hormuz memengaruhi arus bahan bakar dan barang melalui jalur air yang penting. Pernyataan Iran bahwa respons apa pun dapat meluas hingga di luar kawasan meningkatkan kemungkinan konflik menyebar ke negara lain serta ke pasukan dan kepentingan Amerika di luar negeri.

Latar belakang

Sumber-sumber menggambarkan perang di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Iran mengatakan kerja sama militer Inggris dengan dua negara tersebut menjadi salah satu faktor dalam keputusannya terhadap MI6, Angkatan Laut Kerajaan, dan Angkatan Udara Kerajaan. Qatar, yang menjadi tuan rumah bagi kehadiran militer AS yang besar, berperan sebagai mediator dalam perundingan, menurut laporan-laporan tersebut.

Langkah selanjutnya

Pernyataan Trump menunjukkan belum ada tanggal yang ditetapkan untuk keputusan melanjutkan aksi militer. Qatar mengatakan sedang berupaya memulai kembali perundingan, tetapi sumber-sumber tidak menyebutkan tanggal untuk putaran baru. Angkatan darat Iran menyatakan sedang memperbarui daftar sasarannya dan memperkuat kesiapan operasionalnya. Pernyataan lanjutan dari Washington dan Teheran diperkirakan akan datang, tetapi belum ada yang dijadwalkan dalam sumber-sumber tersebut.

Sumber

Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait