Skip to content
Zenga News

Kapal pengangkut LNG milik Qatar terkena benda tak dikenal di perairan Teluk

Qatar Gas Transport Company menyatakan kapal pengangkut gas alam cair (LNG) miliknya, Al Mayeda, terkena benda tak dikenal pada Jumat malam. Tidak ada awak kapal yang terluka dan kapal tetap beroperasi.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 2 menit baca
File photo: Name: Lijmiliya IMO: 9388819 Flag: Marshall Islands Vessel type: Lng Tanker Gross tonnage: 168,189 tons Length: 345 m Beam: 55 m Draught: 12 m Build year: 2009 Builder: Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, South Korea
File photo: Name: Lijmiliya IMO: 9388819 Flag: Marshall Islands Vessel type: Lng Tanker Gross tonnage: 168,189 tons Length: 345 m Beam: 55 m Draught: 12 m Build year: 2009 Builder: Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, South Korea Foto: devopstom / Wikimedia Commons · CC BY-SA 2.0

DOHA — Sebuah kapal pengangkut gas alam cair (LNG) milik Qatar terkena "benda tak dikenal" saat berlayar di perairan Teluk pada Jumat malam, demikian disampaikan Qatar Gas Transport Company pada Minggu. Perusahaan yang juga dikenal sebagai Nakilat itu tidak menyebutkan pihak yang bertanggung jawab.

Kapal Al Mayeda terlibat dalam insiden tersebut, kata perusahaan dalam pernyataan yang dipublikasikan di Bursa Efek Qatar. "Tidak ada awak kapal yang terluka, dan insiden ini tidak berdampak pada lingkungan," kata perusahaan itu. Perusahaan menambahkan bahwa kapal tetap aman dan beroperasi.

Nakilat mengatakan sedang menilai dampak insiden tersebut. Perusahaan menyatakan tetap berhubungan langsung dengan otoritas keamanan maritim terkait di kawasan dan "terus memantau situasi dengan cermat."

Qatar News Agency, kantor berita pemerintah, juga melaporkan serangan itu pada Minggu. Kantor berita tersebut menyebut, dengan mengutip perusahaan, bahwa kapal dalam "kondisi aman" dan beroperasi. Laporan itu menyebutkan tidak ada dampak lingkungan.

Sebuah unggahan berbahasa Arab di Telegram dari saluran Al Jazeera Arabic mengulang keterangan perusahaan. Unggahan itu menyebut Al Mayeda dalam kondisi aman dan mampu mengendalikan sistemnya, serta tidak ada awak kapal yang terluka. Unggahan tersebut tidak dikonfirmasi secara independen oleh penyiar dalam materi yang ditinjau untuk laporan ini.

Mengapa ini penting

Serangan ini menimpa kapal yang mengangkut LNG, salah satu ekspor utama Qatar. Keselamatan awak kapal dan kemampuan kapal untuk terus beroperasi menjadi perhatian utama dalam pernyataan perusahaan. Tidak ada kerusakan lingkungan yang dilaporkan.

Latar belakang

Arab News melaporkan bahwa perang Timur Tengah pecah pada Februari. Sejak saat itu, Iran disebut menargetkan kapal di Selat Hormuz dan Teluk yang lebih luas dalam upaya menguasai jalur pelayaran, menurut laporan yang sama. Arab News tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai serangan-serangan tersebut dalam laporannya.

Qatar telah berperan sebagai mediator dalam perang ini. Arab News melaporkan bahwa Qatar meningkatkan upaya diplomatik dalam beberapa hari terakhir untuk menghidupkan kembali perundingan antara Amerika Serikat dan Iran.

Yang belum diketahui

Tidak ada sumber yang ditinjau untuk laporan ini yang menyebutkan pihak di balik serangan tersebut. Anadolu Agency dan Arab News sama-sama hanya menggambarkan benda tersebut sebagai "tak dikenal." Baik perusahaan maupun kantor berita pemerintah tidak menyebutkan lokasi, waktu yang lebih spesifik daripada Jumat malam, ataupun rincian kerusakan pada kapal.

Arab News mengaitkan insiden ini dengan ketegangan yang lebih luas yang melibatkan Iran. Pernyataan perusahaan tidak membuat kaitan tersebut. Nakilat belum menyatakan apakah akan mengubah rute atau menangguhkan pelayaran di kawasan tersebut.

Pernyataan lebih lanjut dari Nakilat atau otoritas keamanan maritim regional belum tersedia pada saat laporan ini diterbitkan.

Sumber

Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait