Skip to content
Zenga News

Suriah mengklaim telah menggagalkan rencana serangan terhadap kilang Baniyas

Otoritas Suriah menyatakan telah menggagalkan rencana serangan teroris yang menargetkan kilang Baniyas. Rincian dalam laporan awal masih terbatas, dan sumber-sumber berbeda pendapat mengenai targetnya.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 2 menit baca
File photo: Baniyas from over Marqab castle.
File photo: Baniyas from over Marqab castle. Foto: varunshiv . / Wikimedia Commons · CC BY 2.0

BANIYAS, Suriah — Otoritas Suriah pada hari Sabtu mengatakan bahwa mereka telah menggagalkan rencana serangan teroris terhadap sebuah kilang di kota pesisir Baniyas, menurut laporan yang disiarkan oleh kantor berita negara Suriah SANA dan stasiun penyiaran Al Arabiya yang dimiliki Arab Saudi. Laporan tersebut dipublikasikan di Telegram pada 1 November 2026.

Laporan itu mengutip sumber di Dinas Intelijen Umum Suriah, badan intelijen utama negara tersebut. Menurut unggahan SANA, sumber itu mengatakan dinas keamanan telah mencegah serangan yang menargetkan sebuah kilang. Unggahan tersebut tidak memberikan rincian mengenai tersangka, metode serangan yang direncanakan, maupun penangkapan apa pun.

Sumber-sumber berbeda pendapat mengenai lokasinya. Unggahan Telegram Al Arabiya yang mengutip sumber Suriah menyebut kilang Baniyas. Unggahan Telegram terpisah dari Al Jazeera Arabic, yang meneruskan laporan SANA, menyebut kilang Homs. Kedua unggahan tersebut tidak menjelaskan perbedaan ini. Baniyas terletak di pesisir Mediterania Suriah di Provinsi Tartus, sedangkan Homs berjarak sekitar 160 kilometer ke arah daratan. Kedua kilang itu merupakan fasilitas yang terpisah.

Baik Dinas Intelijen Umum maupun Kementerian Dalam Negeri Suriah belum mengeluarkan pernyataan publik lengkap mengenai kasus ini dalam materi yang tersedia untuk laporan ini. Pejabat belum mengungkapkan siapa dalang di balik dugaan rencana tersebut, dan belum ada sumber independen yang mengonfirmasi rinciannya.

Mengapa hal ini penting

Kilang merupakan fasilitas utama pengolahan bahan bakar. Pasokan energi Suriah telah tertekan akibat bertahun-tahun konflik, dan serangan terhadap kilang apa pun akan memengaruhi pasokan bahan bakar serta para pekerja dan warga yang bergantung padanya. Baniyas dihuni penduduk dengan latar belakang beragam, dan kilang di kota itu berada dekat dengan kawasan permukiman. Komunitas Muslim di wilayah pesisir, termasuk warga Sunni, Alawi, dan lainnya, akan termasuk pihak yang terdampak oleh gangguan terhadap layanan lokal maupun keamanan. Sumber-sumber tersebut tidak menyebutkan apakah ada kerusakan yang terjadi atau apakah dugaan rencana itu membahayakan warga sipil.

Latar belakang

Suriah telah mengalami konflik bersenjata sejak 2011, ketika pemberontakan rakyat menentang Presiden Bashar al-Assad berkembang menjadi perang saudara. Berbagai kelompok bersenjata, pasukan pemerintah, dan aktor asing telah berperang di seluruh negeri, dan infrastruktur energi kerap menjadi sasaran. Kilang Baniyas adalah salah satu fasilitas pengolahan minyak utama Suriah. Kilang Homs, di Suriah tengah, merupakan fasilitas lainnya.

Dinas Intelijen Umum Suriah dan badan keamanan lainnya sering mengumumkan bahwa mereka telah menggagalkan rencana serangan, dan klaim semacam itu sering sulit diverifikasi secara independen. Laporan yang ditelaah untuk artikel ini tidak mengaitkan dugaan rencana tersebut dengan kelompok bersenjata tertentu.

Langkah selanjutnya

Sumber-sumber tidak menyebutkan apakah pernyataan lanjutan, dakwaan, atau penangkapan direncanakan. Klarifikasi mengenai target, tersangka, dan metode masih ditunggu dari otoritas Suriah. Pembaca sebaiknya memandang rincian yang dilaporkan sejauh ini sebagai informasi awal hingga pernyataan resmi atau konfirmasi independen dipublikasikan.

Perkembangan berita

  1. 23 Oktober 2026Hakim pengadilan Damaskus menyatakan bukti mengaitkan Bashar al-Assad dengan perintah dalam putusan terhadapnya
  2. 27 Oktober 2026Suriah menyatakan serangan udara Yordania menewaskan tujuh orang, membantah klaim koordinasi Amman
  3. 31 Oktober 2026Suriah pertimbangkan bergabung dengan pakta pertahanan Mekkah, kata menlu
  4. 1 November 2026Suriah mengklaim telah menggagalkan rencana serangan terhadap kilang Baniyas

Sumber

Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait