Serangan Israel di Kota Gaza dan Khan Younis tewaskan sembilan orang
Serangan Israel di Kota Gaza dan Khan Younis menewaskan sedikitnya sembilan orang pada Minggu, menurut Al Jazeera. Sebuah unggahan Telegram dari TRT World melaporkan sedikitnya delapan kematian, termasuk seorang anak.

KOTA GAZA — Serangan Israel di Kota Gaza dan Khan Younis menewaskan sedikitnya sembilan orang pada Minggu, 1 November, lapor Al Jazeera. Laporan dari Jalur Gaza menggambarkan serangan tersebut sebagai serangan baru meskipun ada perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025.
Laporan video Al Jazeera English menyebutkan jumlah keseluruhan sedikitnya sembilan orang tewas, tetapi tidak merinci lokasi maupun menyebutkan nama para korban. Sebuah unggahan di Telegram dari TRT World, lembaga penyiaran Turki, melaporkan sedikitnya delapan warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya luka-luka di seluruh Gaza pada 1 November. Unggahan yang tidak diverifikasi secara independen itu menyebutkan lima orang tewas dalam serangan udara di al-Mawasi, di sebelah barat Khan Younis, dan tiga orang, termasuk seorang anak, tewas dalam serangan di Jalan al-Thawra, Kota Gaza.
Dari lokasi, di media sosial
Unggahan TRT World juga mengutip Kementerian Kesehatan Gaza yang menyebutkan bahwa 1.580 warga Palestina telah tewas akibat serangan pasukan Israel sejak gencatan senjata dimulai pada 10 Oktober 2025. Angka kementerian itu dilaporkan secara tidak langsung dalam unggahan tersebut. Zenga News belum melihat langsung pernyataan kementerian tersebut, dan angka itu belum dikonfirmasi melalui rilis resmi yang tersedia bagi laporan ini.
Kedua sumber berbeda dalam jumlah total. Al Jazeera menyebutkan korban tewas tidak kurang dari sembilan orang. Unggahan TRT World menyebut sedikitnya delapan orang. Perbedaan ini mungkin mencerminkan penghitungan yang lebih baru atau batas waktu pelaporan yang berbeda, tetapi kedua sumber tidak menyatakannya.
Tidak ada pernyataan militer Israel mengenai serangan tersebut dalam materi yang tersedia untuk laporan ini. Kedua sumber tidak menyebutkan apakah sasaran serangan itu militan atau warga sipil, dan keduanya tidak melaporkan secara rinci tentang korban luka.
Mengapa ini penting
Serangan di kawasan padat penduduk di Kota Gaza dan Khan Younis berdampak pada keluarga yang memiliki sedikit tempat berlindung. Lokasi serangan al-Mawasi yang dilaporkan merupakan kawasan pesisir di sebelah barat Khan Younis yang digunakan oleh banyak pengungsi. Kematian seorang anak dalam serangan di Jalan al-Thawra menambah kekhawatiran atas warga sipil, banyak di antaranya beragama Islam, di wilayah tempat sebagian besar penduduknya adalah Muslim Palestina.
Latar belakang
Gaza adalah wilayah pesisir kecil di Mediterania timur, yang berbatasan dengan Israel dan Mesir. Kota Gaza merupakan kota terbesarnya, sedangkan Khan Younis adalah kota besar di selatan. Israel dan Hamas, kelompok militan Palestina yang memerintah Gaza, menyepakati gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, menurut angka yang dikutip dalam unggahan TRT World. Berdasarkan kesepakatan itu, kedua pihak diharapkan menghentikan serangan. Laporan pada 1 November menunjukkan bahwa serangan masih berlanjut sejak saat itu.
Langkah selanjutnya
Sumber-sumber tidak melaporkan adanya perundingan, pemungutan suara, atau sidang pengadilan yang dijadwalkan terkait serangan ini. Tidak ada pernyataan dari pemerintah atau militer Israel dalam materi yang tersedia untuk laporan ini, dan tidak ada tanggapan dari Hamas yang dilaporkan. Penghitungan korban lebih lanjut dan keterangan resmi mengenai serangan tersebut belum dipublikasikan dalam sumber-sumber yang ditinjau.
Perkembangan berita
- 31 Oktober 2026Pemukim Israel gembalakan domba di tanah Palestina dekat al-Mazra'a al-Sharqiya
- 1 November 2026Kongres Buruh Kanada mendukung penolakan pengiriman senjata ke Israel
- 1 November 2026Dua warga Palestina tewas di Gaza saat serangan drone Israel menghantam kawasan Nuseirat
- 1 November 2026Serangan Israel di Kota Gaza dan Khan Younis tewaskan sembilan orang
Sumber
Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?