Skip to content
Zenga News

Menteri Pertahanan AS sebut penyelidikan serangan terhadap sekolah putri di Iran masih berjalan

Pete Hegseth mengatakan Pentagon akan mengumumkan temuannya terkait serangan sekolah Minab "saat waktunya tiba", menurut Antara. Iran menyatakan sekolah tersebut terkena rudal Tomahawk.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 2 menit baca
File photo: Castle ruin in Minab, Hormozgan province, southern Iran.
File photo: Castle ruin in Minab, Hormozgan province, southern Iran. Foto: okruz / Wikimedia Commons · CC0

WASHINGTON — Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan pada Selasa, 20 Oktober, bahwa Amerika Serikat masih menyelidiki serangan terhadap sebuah sekolah di Iran selatan dan akan mempublikasikan hasilnya nanti, menurut kantor berita Indonesia Antara.

Antara melaporkan bahwa Hegseth, yang memimpin Pentagon, berbicara kepada wartawan. Antara mengutipnya dalam terjemahan bahasa Indonesia yang menyatakan bahwa penyelidikan masih berlanjut dan bahwa AS akan merilisnya ketika waktunya tiba.

"Penyelidikan masih berlangsung dan ketika waktunya tiba untuk merilisnya, kami akan melakukannya." — Pete Hegseth, Menteri Pertahanan AS, sebagaimana dilaporkan Antara

Hegseth tidak menyebutkan tanggal publikasi dalam pernyataannya sebagaimana dilaporkan Antara. Kantor berita tersebut tidak menyebutkan apa yang sejauh ini ditemukan dalam penyelidikan.

Waktu penerbitan laporan

Antara, mengutip Bloomberg, menyebutkan bahwa para pejabat militer AS akan menerbitkan laporan tentang serangan mematikan terhadap sebuah sekolah putri di Iran setelah pemilihan umum kongres AS, atau mungkin lebih cepat. Laporan Bloomberg tersebut bertanggal Minggu, 18 Oktober, menurut Antara. Antara tidak menyebutkan apakah pernyataan Hegseth menjawab linimasa tersebut.

Hal yang belum dikonfirmasi

Laporan Antara adalah satu-satunya sumber untuk kronologi ini. Laporan tersebut tidak memuat pernyataan dari pemerintah Iran terkait pernyataan Hegseth. Laporan itu juga tidak menyebutkan siapa pelaku serangan di luar klaim pemerintah Iran mengenai senjata yang digunakan.

Menurut Antara, pemerintah Iran menyatakan serangan tersebut dilakukan dengan rudal Tomahawk. Kantor berita itu tidak melaporkan adanya tanggapan AS atas klaim tersebut. Antara juga tidak menyebutkan apa yang sedang diselidiki.

Latar belakang

Antara melaporkan bahwa serangan itu terjadi pada 28 Februari, ketika Amerika Serikat memulai operasi militer terhadap Iran yang disebutnya berlangsung selama berbulan-bulan. Serangan pembuka menghantam sebuah sekolah di Distrik Minab, Iran selatan, menurut kantor berita tersebut.

Antara menyebutkan lebih dari 170 orang tewas, sebagian besar anak-anak. Laporan tersebut tidak menyebutkan sumber angka itu maupun bagaimana angka tersebut dihitung.

Keterangan foto arsip yang dimuat bersama laporan Antara menggambarkan warga Iran berkumpul di pemakaman pada 20 Maret 2026 untuk mengenang para korban, sebagian besar anak-anak. Keterangan tersebut merujuk pada "serangan AS-Israel" terhadap sebuah sekolah dasar putri di Minab, provinsi Hormozgan. Teks utama laporan menyebutkan serangan pembuka dilakukan oleh Amerika Serikat dan tidak menyebut Israel. Foto tersebut dikreditkan kepada Anadolu.

Laporan Antara juga memuat tautan ke dua berita terkait. Yang pertama berkaitan dengan pernyataan Qatar bahwa perundingan antara Iran dan AS berlanjut meskipun ada ketegangan di kawasan. Yang kedua berkaitan dengan tuduhan Iran bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendorong AS menuju perang baru. Teks Antara tidak memberikan rincian mengenai kedua berita tersebut.

Menurut Antara, AS belum mempublikasikan temuan dari penyelidikannya.

Sumber

Laporan ini didasarkan pada pernyataan resmi atau sumber di bawah, dan setiap klaim dikaitkan dengannya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait