Bank sentral Yaman perintahkan pembekuan aset 135 individu dan entitas terkait Houthi
Bank sentral Yaman telah memerintahkan bank dan perusahaan penukaran mata uang untuk membekukan aset 135 orang, entitas, dan kapal yang terkait dengan Houthi, menurut kantor berita milik negara SABA.
ADEN — Bank sentral Yaman pada Selasa memerintahkan bank dan perusahaan penukaran mata uang untuk membekukan rekening dan aset 135 individu, entitas, dan kapal yang terkait dengan Houthi serta masuk dalam daftar terorisme, demikian dilaporkan kantor berita SABA yang dikelola pemerintah. Bank sentral berkedudukan di Aden.
Arahan tersebut dikeluarkan berdasarkan perintah tertanggal 19 Oktober dari jaksa penuntut umum negara itu. Perintah tersebut meminta agar pihak-pihak yang tercantum ditetapkan dan asetnya dibekukan karena dugaan hubungan mereka dengan kelompok Houthi, menurut SABA.
Menurut SABA, langkah tersebut juga melarang transaksi keuangan dan komersial dengan pihak-pihak yang tercantum dalam daftar. Ini mencakup pembukaan rekening bank baru dan pelaksanaan transaksi atas nama mereka. Lembaga keuangan wajib mengidentifikasi dan melaporkan rekening, aset, serta transfer uang milik pihak-pihak tersebut kepada otoritas intelijen keuangan dan antipencucian uang negara itu.
SABA menyebutkan bahwa daftar itu mencakup pejabat politik, militer, dan keamanan Houthi, pengusaha, sebuah perusahaan, serta lima kapal tanker minyak. Otoritas Yaman telah mengidentifikasi kapal-kapal tanker tersebut sebagai kapal penyelundupan.
Langkah ini menyusul tindakan terpisah dari pemerintah. Pada 11 Oktober, pemerintah Yaman yang diakui secara internasional menyetujui rancangan undang-undang yang akan menetapkan Houthi sebagai "organisasi teroris" serta mengkriminalisasi kegiatan dan pendanaan kelompok tersebut. Pemerintah telah meminta agar prosedur hukum dan konstitusional yang diperlukan untuk memberlakukan undang-undang itu diselesaikan.
Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya permusuhan antara Houthi dan pasukan yang berpihak pada pemerintah yang diakui secara internasional. Pasukan tersebut didukung oleh koalisi yang dipimpin Arab Saudi.
Sumber laporan tidak menjelaskan bagaimana pihak-pihak yang tercantum dalam daftar akan menanggapi, atau bagaimana bank akan menegakkan arahan tersebut. Laporan itu juga tidak menyebutkan apakah Houthi telah memberikan tanggapan atas perintah tersebut.
Latar belakang
Yaman telah dilanda konflik sejak 2014, ketika Houthi menguasai ibu kota, Sanaa, dan sebagian besar wilayah utara. Pemerintah yang diakui secara internasional berkedudukan di Aden dan didukung oleh koalisi yang dipimpin Arab Saudi.
Laporan ini diterbitkan oleh Anadolu Agency, yang mengutip SABA sebagai sumber untuk arahan bank sentral tersebut. Anadolu Agency tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai nama-nama dalam daftar maupun bukti di balik dugaan hubungan dengan Houthi.
Perkembangan berita
- 21 Oktober 2026China denies supplying Houthi missile components
- 21 Oktober 2026ICRC concerned over escalation in Yemen
- 21 Oktober 2026Bank sentral Yaman perintahkan pembekuan aset 135 individu dan entitas terkait Houthi
- 21 Oktober 2026Delapan nelayan tewas dalam serangan terhadap perahu di Taiz, Yaman, kata kementerian
Sumber
Laporan ini didasarkan pada pernyataan resmi atau sumber di bawah, dan setiap klaim dikaitkan dengannya.
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?