Skip to content
Zenga News

Kapal tanker minyak mentah terkena proyektil tak dikenal saat meninggalkan Selat Hormuz, kata UKMTO

Badan maritim Inggris UKMTO mengatakan sebuah kapal tanker minyak mentah terkena serangan pada Jumat saat sedang melintas keluar. Pihak berwenang sedang menyelidiki, dan awak kapal dilaporkan selamat.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 1 menit baca

SELAT HORMUZ — Sebuah kapal tanker minyak mentah terkena proyektil tak dikenal saat menyelesaikan pelayaran keluar melalui Selat Hormuz pada Jumat, kata badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO).

UKMTO, badan yang berafiliasi dengan angkatan laut Inggris, mengatakan pihaknya telah menerima laporan insiden tersebut dan pihak berwenang sedang menyelidikinya. Badan itu menyarankan kapal-kapal melintasi Selat dengan hati-hati, menurut Middle East Eye.

Laporan sebelumnya tentang kebakaran

Sebelumnya pada Jumat, UKMTO melaporkan bahwa sebuah kapal terkena proyektil tak dikenal sekitar 40 mil laut di selatan Pulau Lavan, Iran, menurut laporan Middle East Eye. Badan itu mengatakan serangan tersebut menyebabkan kebakaran di atas kapal.

Awak kapal dilaporkan selamat, dan tidak ada dampak lingkungan yang segera terjadi, menurut kutipan pernyataan UKMTO yang sama.

Laporan yang tersedia tidak menyebutkan apakah kapal yang terkena di selatan Pulau Lavan dan kapal tanker yang disebutkan dalam pembaruan UKMTO kemudian adalah kapal yang sama. Laporan tersebut menyebut insiden sebelumnya melibatkan "sebuah kapal", sedangkan insiden kemudian melibatkan kapal tanker minyak mentah.

Al Jazeera Arabic juga menyiarkan pernyataan UKMTO dalam unggahan "breaking" di kanal Telegram-nya. Unggahan itu menyebutkan sebuah kapal tanker minyak mentah menjadi sasaran proyektil tak dikenal saat melintasi Selat Hormuz. Unggahan Telegram tersebut belum terverifikasi, tetapi isinya sesuai dengan laporan yang dipublikasikan Middle East Eye.

Hal yang belum diketahui

Sumber-sumber tersebut tidak menyebutkan siapa yang menembakkan proyektil itu atau jenisnya. Mereka tidak menyebutkan nama kapal tanker, bendera, pemilik, atau muatannya. Mereka tidak menggambarkan besarnya kerusakan, atau menyebutkan apakah api sudah padam.

Belum ada pernyataan dari pemerintah, perusahaan pelayaran, atau militer dalam bahan yang ditinjau. UKMTO hanya menyatakan bahwa insiden tersebut sedang diselidiki.

Selat Hormuz adalah jalur perairan antara Iran dan Oman. Pulau Lavan adalah pulau Iran di Teluk, dan lokasi yang diberikan UKMTO menempatkan insiden tersebut di sebelah selatannya.

Sumber

Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait