Yaman desak tekanan internasional terhadap Houthi untuk cabut blokade
Duta besar Yaman untuk Indonesia meminta masyarakat internasional mendesak Houthi mencabut blokade, khususnya di Provinsi Taiz, menurut Antara.

JAKARTA — Pemerintah Yaman meminta masyarakat internasional meningkatkan tekanan terhadap gerakan Houthi agar mencabut blokade, khususnya di Provinsi Taiz, sehingga bantuan dan barang kebutuhan pokok dapat menjangkau warga setempat, menurut Antara. Permintaan tersebut disampaikan pada Selasa, 20 Oktober 2026, dalam kunjungan Duta Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, ke kantor kantor berita Antara di Jakarta.
"Kami meminta masyarakat internasional untuk mendesak Houthi membuka blokade di Yaman, khususnya di Provinsi Taiz, dan memudahkan masuknya logistik yang dibutuhkan rakyat Yaman," kata Balfakeeh, menurut Antara.
Balfakeeh mengatakan blokade telah menghambat masuknya bantuan dan logistik, termasuk akses air bersih di Provinsi Taiz, serta memperburuk kondisi warga sipil. Ia menyebut banyak warga Yaman telah meninggalkan rumah mereka dan membutuhkan perlindungan. Ia juga mengatakan Houthi dituduh menculik, menahan, dan menyiksa warga. Antara tidak memberikan rincian atau sumber atas tuduhan tersebut.
Duta besar menyatakan pemerintah Yaman juga menginginkan dukungan internasional atas usulan yang telah diajukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa. Usulan tersebut meminta agar Houthi dimasukkan ke dalam daftar kelompok teroris internasional PBB. Balfakeeh mengatakan langkah ini tidak berarti pemerintah menolak penyelesaian konflik secara damai. Ia menyebut upaya perdamaian di bawah naungan PBB selama sekitar 12 tahun belum membuahkan hasil yang diharapkan. Menurutnya, Houthi memanfaatkan masa gencatan senjata untuk memperkuat kemampuan mereka.
Balfakeeh juga meminta pemerintah Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Yaman serta mendukung langkah Yaman di PBB dan Dewan Keamanan PBB. Ia menyatakan optimistis operasi militer yang dikenal sebagai Fajr Yemen (Fajr Yemen) dapat membantu memulihkan keamanan dan stabilitas di negara itu. Ia berharap hal tersebut akan membuat Yaman kembali aman dan stabil, dengan dampak positif bagi keamanan regional dan global.
Direktur Utama Antara, Abdul Hakim, dalam kunjungan tersebut mengatakan berharap ketegangan di Yaman segera berakhir. Ia menyebut hubungan Indonesia dengan Yaman telah terjalin lama. Laporan Antara menyebutkan sekitar 7.000 warga negara Indonesia tinggal di Yaman, sebagian besar di antaranya sedang menempuh pendidikan. Hakim menyatakan prihatin atas terus meningkatnya eskalasi konflik. "Kami berharap apa yang terjadi, ketegangan di Yaman, dapat berakhir dan menuju perdamaian," kata Hakim.
Laporan Antara tidak menjelaskan apakah Houthi telah menanggapi permintaan maupun usulan untuk memasukkan mereka ke dalam daftar kelompok teroris. Laporan itu juga tidak menyebutkan apakah usulan tersebut telah diajukan secara resmi kepada PBB atau kapan keputusan mungkin diambil. Laporan itu tidak memberikan data terbaru tentang korban jiwa atau pengungsi di Provinsi Taiz, dan tidak menjelaskan bagaimana blokade diberlakukan.
Latar Belakang
Taiz merupakan salah satu kota utama Yaman dan terletak di bagian barat daya negara itu. Laporan Antara menggambarkan konflik ini sebagai konflik berkepanjangan dan menyebut upaya perdamaian yang dipimpin PBB telah berlangsung sekitar 12 tahun. Laporan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang peristiwa selama kurun waktu tersebut.
Antara juga melaporkan Balfakeeh mengatakan konflik ini bukan antara Yaman dan Arab Saudi, melainkan antara pemerintah dan Houthi. Pernyataan itu muncul dalam artikel Antara terkait yang dicantumkan bersama laporan utama dan tidak tersedia secara lengkap.
Perkembangan berita
- 20 Oktober 2026UNICEF: pertempuran di Yaman ganggu layanan bagi 3 juta orang
- 20 Oktober 2026Arab Saudi Klaim Cegat Rudal Houthi yang Diarahkan ke Riyadh
- 20 Oktober 2026Yaman desak tekanan internasional terhadap Houthi untuk cabut blokade
- 20 Oktober 2026UN warns of deteriorating situation in Taiz as road closures block supplies
Sumber
Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?