Sekjen GCC desak Rusia tekan Iran hentikan serangan terhadap negara anggota
Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Mohamed Albudaiwi meminta Rusia mendorong Iran menghentikan serangan, menurut Antara, yang mengutip Sekretariat Jenderal GCC.

MANAMA — Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Mohamed Albudaiwi pada Minggu meminta Rusia mendorong Iran untuk menghentikan serangan terhadap negara-negara GCC, menurut Antara, yang mengutip Sekretariat Jenderal GCC.
Albudaiwi berbicara pada Dialog Strategis GCC-Rusia kesembilan, pertemuan menteri bersama di Manama, Bahrain, demikian dilaporkan Antara. Menteri luar negeri GCC dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov turut hadir, menurut laporan tersebut. Antara menyatakan bahwa pihaknya menerjemahkan teks dari Xinhua.
Dari lokasi, di media sosial
Pernyataan Albudaiwi
Albudaiwi mendesak Rusia untuk berperan aktif dalam mendorong Iran mengakhiri apa yang disebutnya sebagai gelombang serangan terhadap anggota GCC, menurut Antara. Ia juga meminta Iran menghormati kebebasan navigasi dan terlibat dalam dialog yang berlandaskan itikad baik bertetangga serta penghormatan terhadap kedaulatan.
Ia menggambarkan pertemuan itu berlangsung pada saat yang sangat kritis, menurut laporan tersebut. Ia mengatakan negara-negara GCC menghadapi serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mengancam keamanan serta kedaulatan mereka, juga navigasi maritim dan pasokan energi.
Menurut Albudaiwi, serangan Iran terhadap negara-negara GCC sejak 28 Februari melibatkan lebih dari 7.000 rudal balistik dan kendaraan udara tak berawak. Ia mengatakan sasarannya meliputi bandara, pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas desalinasi, serta fasilitas minyak dan gas. Antara mengaitkan angka-angka ini kepada Albudaiwi. Laporan tersebut tidak menyebutkan apakah angka itu telah diverifikasi secara independen.
Serangan di Bandara Riyadh
Albudaiwi mengatakan serangan Iran disertai serangan Houthi terhadap Arab Saudi, menurut Antara. Ia menunjuk pada apa yang disebutnya serangan besar terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada 10 Oktober. Ia mengatakan serangan itu menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang.
Ia menegaskan kembali solidaritas GCC terhadap Arab Saudi, menurut laporan tersebut. Ia juga menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah yang diambil untuk melindungi keamanan dan kedaulatan kerajaan. Ia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil sikap tegas terhadap serangan yang menargetkan negara itu.
Pelayaran dan resolusi PBB
Albudaiwi mengkritik gangguan terhadap navigasi maritim di Selat Hormuz, menurut Antara. Ia juga mengkritik ancaman terhadap pelayaran di Selat Bab al-Mandab dan Laut Merah. Ia mengatakan tindakan semacam itu membahayakan keamanan energi global, keamanan pangan, dan rantai pasok internasional.
Ia meminta implementasi penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817, menurut laporan tersebut. Ia mengatakan blok itu berharap Rusia, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan, dapat mendorong Iran untuk mematuhinya. Antara tidak menjelaskan isi resolusi tersebut.
Tanggapan dan poin yang belum dikonfirmasi
Laporan Antara tidak mencantumkan tanggapan dari Rusia, Lavrov, maupun Iran. Laporan itu juga tidak menjelaskan hasil pertemuan selain pernyataan Albudaiwi. Angka korban jiwa serta jumlah rudal dan drone berasal dari pernyataan Albudaiwi sebagaimana disampaikan ulang oleh Antara. Laporan tersebut tidak mengutip sumber lain untuk angka-angka itu.
Latar belakang
Albudaiwi mengatakan negara-negara GCC sangat menaruh perhatian pada penguatan hubungan dengan Rusia, menurut Antara. Ia berbicara tentang perluasan kerja sama di bidang politik, perdagangan, budaya, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan energi. Ia mengatakan hal itu akan berjalan berdasarkan Rencana Aksi Bersama 2023-2028.
Laporan Antara dipublikasikan pada 19 Oktober. Laporan itu menyebutkan tanggal pertemuan sebagai Minggu, 18 Oktober.
Sumber
Laporan ini didasarkan pada pernyataan resmi atau sumber di bawah, dan setiap klaim dikaitkan dengannya.
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?