Kelompok pemukim Israel dirikan pos di dekat perbatasan Gaza dan desak pindah ke dalam wilayah kantong
Gerakan sayap kanan Nachala mengatakan lebih dari 700 orang membantu mendirikan pos yang menghadap ke Gaza utara. Laporan berbeda mengenai apakah pos itu berada di dalam Gaza dan apakah pasukan membubarkannya.

YERUSALEM — Gerakan pemukim Israel Nachala mengatakan pada Jumat bahwa lebih dari 700 orang membantu mendirikan pos baru di dekat perbatasan Gaza, dan meminta pemerintah memindahkannya ke wilayah kantong Palestina tersebut, menurut Arab News.
Kelompok itu menamai pos tersebut "Halutzei Gaza", atau "Pelopor Gaza". Mereka menyatakan lokasi itu dibangun semalam pada Kamis di Hutan Simhoni di Israel selatan, menghadap ke Gaza utara.
Video yang diunggah Nachala di X memperlihatkan para aktivis memasang bangunan dan infrastruktur dasar, menurut Arab News. Gerakan tersebut menyebutkan bahwa mereka yang ikut serta mencakup keluarga korban tewas, tentara yang terluka, rabi, dan tokoh publik.
Laporan yang berbeda
Laporan mengenai kejadian selanjutnya berbeda. The New Arab melaporkan bahwa Nachala berupaya mendirikan pos di Gaza dan dibubarkan oleh pasukan Israel pada Jumat malam. Arab News menempatkan lokasi itu di sisi Israel dari perbatasan dan menyebutkan bahwa polisi memantau lokasi tersebut untuk mencegah pemukim melintasi pagar, dengan mengutip laporan media lokal. Sumber-sumber tersebut tidak menyebutkan apakah lokasi itu telah dikosongkan. Zenga News tidak dapat memastikan kedua laporan itu secara independen.
Tuntutan dan dukungan politik
Nachala mendesak pemerintah untuk memerintahkan pemindahan pos itu ke area perimeter utara di dalam Gaza. "Kami menuntut agar pemerintah tetap teguh menghadapi tekanan dan segera memerintahkan pemindahan permukiman ke area perimeter utara," kata gerakan tersebut di X.
Gerakan itu juga menyatakan: "Gaza adalah bagian yang tak terpisahkan dari Tanah Israel." Gerakan itu menambahkan bahwa mereka menyelenggarakan acara untuk keluarga di lokasi tersebut, dengan teater anak, kerajinan tangan, dan makanan.
Sejumlah anggota koalisi pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendukung inisiatif ini, menurut Arab News. Menteri Komunikasi Shlomo Karhi tampil dalam video Nachala bersama Daniella Weiss, pemimpin gerakan tersebut, dan mengatakan ia berharap pemerintah Israel berikutnya akan memperluas kegiatan permukiman.
Anggota parlemen dari Zionisme Religius, Ohad Tal, mendesak Netanyahu untuk menyetujui pemindahan pos ke Gaza. Anggota parlemen Limor Son Har-Melech memuji langkah tersebut sebagai respons terhadap serangan yang dipimpin Hamas ke Israel pada 7 Okt.
Netanyahu secara terbuka membantah bahwa pemerintahnya berencana membangun kembali permukiman di Gaza, menurut laporan Arab News, meskipun ada desakan berulang dari sejumlah anggota koalisi.
Latar belakang
Nachala telah berkampanye untuk kembalinya permukiman Israel ke Gaza dan mendorong warga Palestina untuk meninggalkan wilayah tersebut. Sejak perang Gaza dimulai pada Oktober 2023, gerakan ini telah menggelar konferensi dan memobilisasi calon pemukim, dengan dukungan dari politisi sayap kanan yang menginginkan kendali permanen Israel atas wilayah kantong tersebut.
Gerakan ini menginginkan perjanjian koalisi pemerintah berikutnya memuat ketentuan untuk membangun komunitas Israel di Gaza, mencabut Undang-Undang Disengagement, dan mendorong emigrasi warga Palestina.
Israel menarik pasukannya dari Gaza dan membongkar seluruh 21 permukiman di sana pada 2005, berdasarkan rencana yang diperkenalkan oleh Perdana Menteri saat itu, Ariel Sharon. Sekitar 8.000 pemukim dievakuasi. Penarikan ini tetap diperdebatkan di dalam gerakan pemukim sayap kanan, yang semakin gencar menyerukan kembali sejak perang dimulai.
Arab News menyebutkan bahwa inisiatif ini muncul ketika Gaza menghadapi kehancuran yang meluas dan krisis kemanusiaan yang parah, dengan sebagian besar penduduknya mengungsi dan rekonstruksi menghadapi hambatan besar.
Perkembangan berita
- 18 Oktober 2026Kelompok pemukim Israel dirikan pos di dekat perbatasan Gaza dan desak pindah ke dalam wilayah kantong
- 18 Oktober 2026US ambassador urges Israel to prosecute attackers of Washington Post photographer in West Bank
- 18 Oktober 2026AS desak Israel tekan serangan pemukim di Tepi Barat, kata Rubio
- 18 Oktober 2026Pemukim Israel serang petani dan jurnalis Palestina saat panen zaitun berlangsung
Sumber
Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?