Skip to content
Zenga News

Katz: Israel tidak akan meninggalkan Lebanon sebelum Hizbullah dilucuti

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz kembali menegaskan bahwa Israel tidak akan menarik diri dari Lebanon sebelum Hizbullah dilucuti sepenuhnya, menurut sebuah unggahan Al Arabiya di Telegram.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 1 menit baca
File photo: Israel - Lebanon border, Rosh Hanikra
File photo: Israel - Lebanon border, Rosh Hanikra Foto: campsmum / Wikimedia Commons · CC BY 2.0

BEIRUT — Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan Israel tidak akan menarik diri dari Lebanon sebelum Hizbullah dilucuti sepenuhnya, menurut sebuah unggahan di kanal Telegram Al Arabiya yang diterbitkan pada 20 Oktober 2026.

Unggahan yang ditulis dalam bahasa Arab itu menyebutkan bahwa Katz telah mengulangi pendiriannya tersebut. Ringkasan yang menyertai unggahan itu menyampaikan pernyataan tersebut dalam satu baris. Ringkasan itu tidak memuat kutipan panjang, video, maupun transkrip pernyataan. Al Arabiya tidak menerbitkan teks lengkap pernyataan tersebut dalam materi yang tersedia untuk laporan ini.

Unggahan itu tidak menyebutkan di mana atau kapan Katz membuat pernyataan tersebut. Unggahan itu juga tidak menjelaskan apakah pernyataan itu disampaikan kepada media, di parlemen, atau dalam acara publik. Karena unggahan ini merupakan satu-satunya sumber untuk pernyataan tersebut, kata-kata dan konteksnya tidak dapat diverifikasi secara independen dari materi ini.

Unggahan itu tidak menjelaskan pergerakan militer Israel, jadwal penarikan, ataupun tanggapan dari pemerintah Lebanon atau Hizbullah. Belum ada media lain atau pernyataan resmi Israel yang melaporkan pernyataan tersebut pada saat laporan ini ditulis.

Latar belakang

Israel telah mempertahankan pasukan dan posisi militer di Lebanon selatan selama beberapa dekade. Pasukannya telah melancarkan serangan terhadap Hizbullah, gerakan dan kelompok bersenjata Syiah Lebanon, selama beberapa periode konflik. Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata pada November 2024, yang menyerukan agar Hizbullah memindahkan pasukannya ke utara Sungai Litani dan agar tentara Lebanon mengambil alih kendali di wilayah selatan. Israel menyatakan akan tetap mempertahankan pasukan di beberapa wilayah hingga syarat-syarat tersebut terpenuhi.

Israel Katz menjabat sebagai menteri pertahanan dalam pemerintahan Israel. Pernyataannya mengenai Lebanon merupakan bagian dari perdebatan yang lebih luas di Israel tentang perbatasan utara negara itu dan status senjata Hizbullah.

Pembaca yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Lebanon dapat mengikuti pemberitaan selanjutnya saat tersedia. Tanggapan resmi dari Israel atau Lebanon terhadap pernyataan Katz belum dilaporkan dalam materi sumber pada saat artikel ini diterbitkan.

Perkembangan berita

  1. 20 Oktober 2026Lebanese military court issues warrants for two Hezbollah officials
  2. 20 Oktober 2026UNIFIL says it continues field work in Lebanon as Security Council weighs options
  3. 20 Oktober 2026Katz: Israel tidak akan meninggalkan Lebanon sebelum Hizbullah dilucuti
  4. 20 Oktober 2026CENTCOM Dukung Kesepakatan Kerangka Lebanon-Israel

Sumber

Laporan ini didasarkan pada pernyataan resmi atau sumber di bawah, dan setiap klaim dikaitkan dengannya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait