Skip to content
Zenga News

Irak tutup perlintasan perbatasan Shib dengan Iran hingga pemberitahuan lebih lanjut

Dua sumber di perlintasan itu mengatakan kepada Arab News bahwa penumpang, kendaraan, dan truk niaga dilarang melintas. Sumber ketiga menyebut peninjauan terhadap pengaturan keamanan.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 2 menit baca
File photo: Proposed flag of the Basra Region being mixed with the emblem of the Basra Governorate
File photo: Proposed flag of the Basra Region being mixed with the emblem of the Basra Governorate Foto: Albasrah / Wikimedia Commons · CC BY 4.0

BASRA — Irak telah menutup perlintasan perbatasan Shib dengan Iran bagi penumpang, kendaraan, dan truk niaga hingga pemberitahuan lebih lanjut, kata dua sumber di perlintasan itu kepada Arab News pada Rabu.

Sumber lain mengatakan kepada media tersebut bahwa keputusan itu diambil untuk memeriksa pengaturan keamanan di dalam perlintasan. Arab News tidak menyebutkan nama sumber mana pun, dan laporan itu tidak memuat pernyataan dari pemerintah Irak maupun otoritas perbatasan.

Al Arabiya juga melaporkan penutupan tersebut melalui unggahan di kanal Telegram-nya pada Rabu. Unggahan itu berupa judul singkat yang menyatakan Irak telah menutup perlintasan Shib dengan Iran. Tidak ada rincian lebih lanjut dalam unggahan itu, dan kebenarannya tidak dapat diverifikasi secara independen.

Yang diketahui dan belum diketahui

Menurut Arab News, penutupan ini mencakup ketiga kategori lalu lintas: pelancong, kendaraan pribadi dan kendaraan lainnya, serta truk niaga. Media tersebut menggambarkan Shib sebagai salah satu pintu masuk utama bagi barang dan pelancong antara kedua negara.

Sumber-sumber tidak mengatakan berapa lama penutupan akan berlangsung selain frasa "hingga pemberitahuan lebih lanjut". Mereka juga tidak menjelaskan apa yang tercakup dalam pemeriksaan keamanan di dalam perlintasan, ataupun apa yang memicunya. Tidak ada informasi mengenai apakah ada orang atau kargo yang tertahan di perlintasan saat penutupan dilakukan.

Dalam laporan yang tersedia, tidak ada komentar dari pejabat Iran. Tidak jelas apakah Irak telah memberi tahu Teheran tentang keputusan tersebut, atau apakah ada pengecualian, misalnya untuk kargo kemanusiaan.

Laporan-laporan tersebut tidak menyebutkan siapa yang memerintahkan penutupan. Arab News hanya mengaitkan informasi itu dengan sumber-sumber di perlintasan.

Latar belakang

Irak sebelumnya pernah menutup perlintasan perbatasan dengan Iran atas alasan keamanan. Arab News melaporkan bahwa Baghdad memerintahkan penutupan perlintasan lain, Shalamcheh, pada September sebagai langkah pencegahan. Saat itu, dua sumber keamanan mengatakan langkah tersebut menyusul serangan drone terhadap Arab Saudi. Riyadh menyatakan drone tersebut diluncurkan dari Irak.

Laporan mengenai Shib tidak mengaitkan penutupan terbaru ini dengan serangan drone pada September. Sumber yang berbicara tentang keputusan itu hanya merujuk pada pemeriksaan pengaturan keamanan di dalam perlintasan.

Shib dan Shalamcheh sama-sama terletak di perbatasan antara Irak tenggara dan Iran. Laporan Arab News yang datelined Basra itu tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai volume perdagangan atau jumlah orang yang biasanya menggunakan perlintasan Shib.

Arab News menyebutkan keputusan itu dilaporkan pada Rabu. Zenga News belum memastikan secara independen penutupan tersebut. Informasi lebih lanjut diperkirakan bergantung pada pernyataan dari otoritas Irak mengenai alasan keputusan itu serta kapan perlintasan akan dibuka kembali.

Sumber

Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait