Skip to content
Zenga News

Presiden UEA menerima Menteri Pertahanan Saudi di Abu Dhabi

Pangeran Khalid bin Salman bertemu Sheikh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan pada hari Minggu dan membahas perkembangan kawasan serta kerja sama Teluk, menurut Arab News.

Onur Irmako
Zenga News Desk Timur Tengah · Disunting oleh Onur Irmako · Diperbarui · 2 menit baca
File photo: View of Downtown Abu Dhabi from the gardens of Qasr Al Watan
File photo: View of Downtown Abu Dhabi from the gardens of Qasr Al Watan Foto: Matti Blume / Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0

ABU DHABI — Menteri Pertahanan Saudi Pangeran Khalid bin Salman bertemu Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan di Abu Dhabi pada hari Minggu, menurut Arab News, yang mengutip keterangan menteri tentang pembicaraan tersebut.

Al Arabiya melaporkan kunjungan itu dalam sebuah unggahan di saluran Telegram-nya pada hari Minggu. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa Presiden UEA menerima Menteri Pertahanan Saudi di Abu Dhabi. Unggahan itu merupakan item media sosial dan tidak memuat rincian lebih lanjut.

Isi pembicaraan

Pangeran Khalid menggambarkan pertemuan itu dalam sebuah unggahan di X. "Kami menegaskan kedalaman hubungan persaudaraan dan bersejarah antara kedua negara kami, membahas perkembangan kawasan, dan menjajaki cara untuk memperkuat kerja sama serta aksi bersama Teluk," tulisnya, sebagaimana dikutip Arab News.

Ia juga mengatakan bahwa selama pertemuan ia menyampaikan salam dari kepemimpinan Saudi kepada Presiden UEA, menurut laporan yang sama.

Pertemuan dengan wakil presiden

Arab News melaporkan bahwa menteri tersebut juga bertemu Wakil Presiden UEA Sheikh Mansour bin Zayed Al-Nahyan. Menurut media tersebut, keduanya membahas cara mendukung upaya untuk memperkokoh keamanan dan stabilitas kawasan serta internasional.

Media itu menyebutkan bahwa pembicaraan juga mencakup perkembangan terbaru di kawasan. Media itu menambahkan bahwa kedua pihak membahas pentingnya koordinasi dan konsultasi berkelanjutan mengenai isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.

Yang belum dikonfirmasi

Sumber yang tersedia tidak menyebutkan perkembangan kawasan apa saja yang dibahas. Sumber tersebut tidak menyebut negara, konflik, atau isu keamanan tertentu. Sumber itu juga tidak menyebutkan siapa lagi yang hadir dalam pertemuan, berapa lama pertemuan berlangsung, atau apakah kunjungan itu direncanakan sebelumnya.

Tidak ada pernyataan bersama atau kesepakatan yang dikutip dalam laporan-laporan tersebut. Keterangan tentang pertemuan dengan presiden UEA bersandar pada unggahan Pangeran Khalid di X sebagaimana disampaikan ulang oleh Arab News. Keterangan tentang pertemuan dengan wakil presiden berasal dari Arab News saja. Laporan ini belum memverifikasi secara independen kedua keterangan tersebut. Laporan ini juga belum menemukan pernyataan dari pihak UEA dalam bahan yang ditinjau.

Unggahan Telegram Al Arabiya mengonfirmasi fakta dasar penerimaan di Abu Dhabi. Unggahan itu tidak menambahkan rincian tentang topik yang dibahas.

Latar belakang

Arab Saudi dan UEA adalah negara-negara Teluk yang bertetangga. Dalam unggahannya, Pangeran Khalid menggambarkan hubungan kedua negara sebagai persaudaraan dan bersejarah, dan ia menyebut "aksi bersama Teluk" sebagai bidang kerja sama lebih lanjut. Laporan-laporan tersebut tidak memberikan rincian tentang program bersama yang sedang berjalan.

Laporan Arab News bertanggal Minggu, 18 Oktober 2026, sedangkan unggahan Telegram Al Arabiya tercatat pada waktu yang lebih awal di hari yang sama. Pernyataan resmi lanjutan dari kedua pemerintah mungkin dapat memperjelas agenda pembicaraan.

Sumber

Laporan ini ditulis dari sumber di bawah dan diperiksa dengan sedikitnya dua di antaranya.

AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI

Menemukan kesalahan?

Liputan terkait