Pemerintah Yaman mengklaim pasukannya melakukan 1.119 operasi terhadap kelompok Houthi
Pasukan pemerintah Yaman menyatakan telah melakukan 1.119 operasi dalam beberapa jam terakhir terhadap para pemimpin, kumpulan, dan bala bantuan kelompok Houthi. Klaim tersebut diunggah oleh Al Jazeera Arabic di Telegram dan belum dikonfirmasi secara independen.
SANAA — Pasukan pemerintah Yaman menyatakan telah melakukan 1.119 operasi dalam beberapa jam sebelumnya yang menyasar para pemimpin, kumpulan, dan bala bantuan gerakan Houthi, sesuai dengan pernyataan pasukan pemerintah yang dilaporkan oleh Al Jazeera Arabic di Telegram pada 31 Oktober 2026. Unggahan tersebut tidak menyebutkan lokasi, rincian operasi, maupun jumlah korban.
Pernyataan itu dimuat dalam sebuah unggahan singkat di Telegram dengan judul "Breaking" dari kanal Al Jazeera Arabic. Unggahan tersebut meringkas klaim pasukan pemerintah dalam satu kalimat. Unggahan itu tidak memuat teks lengkap pernyataan, peta, maupun video atau gambar. Unggahan Telegram tersebut tidak menyebutkan di mana operasi berlangsung, dan rumusan kalimatnya juga tidak menjelaskan apakah operasi itu berupa serangan udara, serangan darat, atau bentuk tindakan lain.
Pejabat Houthi tidak menanggapi klaim tersebut dalam materi yang tersedia untuk laporan ini. Tidak ada sumber independen yang mengonfirmasi jumlah operasi, sasaran, atau hasilnya. Zenga News belum dapat memverifikasi angka tersebut.
Mengapa hal ini penting
Klaim tersebut, jika akurat, menunjukkan tingginya intensitas aktivitas militer dalam konflik antara pemerintah dan kelompok Houthi. Houthi, yang secara resmi dikenal sebagai Ansar Allah, menguasai Sanaa dan sebagian besar wilayah utara Yaman. Warga sipil di wilayah pertempuran menghadapi risiko dari operasi militer, tetapi unggahan Telegram tersebut tidak menggambarkan dampak apa pun terhadap warga sipil, dan tidak ada korban sipil yang dilaporkan dalam materi sumber.
Latar belakang
Houthi adalah gerakan bersenjata yang menguasai Sanaa pada 2014. Koalisi militer pimpinan Arab Saudi mulai terlibat di Yaman pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional. Konflik sejak itu mencakup pertempuran di sejumlah provinsi, dan gencatan senjata yang difasilitasi Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2022 sempat menurunkan intensitas pertempuran berskala besar, meskipun pertempuran tetap berlanjut di beberapa wilayah.
Pasukan pemerintah yang disebut dalam unggahan tersebut tidak diidentifikasi lebih lanjut dalam materi sumber selain frasa "pasukan pemerintah Yaman". Unggahan itu juga tidak menyebutkan komando militer mana yang mengeluarkan pernyataan tersebut.
Langkah selanjutnya
Materi sumber tidak menyebutkan tanggapan resmi, jadwal perundingan, atau pernyataan lanjutan dari kedua pihak. Zenga News akan memperbarui laporan ini jika pasukan pemerintah atau kelompok Houthi mempublikasikan rincian operasi tersebut, atau jika sumber independen mengonfirmasi maupun membantah angka tersebut.
Perkembangan berita
- 30 Oktober 2026Koalisi pimpinan Saudi mengklaim menembak jatuh drone Houthi di atas wilayah Mekkah
- 31 Oktober 2026Laporan serangan ke istana presiden Aden; Houthi membantah sasaran Mekkah
- 31 Oktober 2026Rubio: AS akan tetap memenuhi komitmen pertahanan untuk Arab Saudi
- 31 Oktober 2026Pemerintah Yaman mengklaim pasukannya melakukan 1.119 operasi terhadap kelompok Houthi
Sumber
Laporan ini didasarkan pada pernyataan resmi atau sumber di bawah, dan setiap klaim dikaitkan dengannya.
AIDisusun dengan bantuan AI dari sumber di bawah.Cara kami menggunakan AI
Menemukan kesalahan?